Warung Bebas
Showing posts with label Tentang Puasa Ramadhan. Show all posts
Showing posts with label Tentang Puasa Ramadhan. Show all posts

Saturday, July 28, 2012

Mimpi Basah Setelah Sahur

Apabila kita sedang berpuasa, melakukan sesuatu yang membatalkan puasa tanpa kesadaran atau tanpa kesesengajaan, misalnya makan atau minum, maka puasanya tidak batal karena dilakukan tanpa kesengajaan atau tanpa kesadaran.

Mimpi basah terjadi tanpa niat dan tanpa kesengajaan orang yang mengalaminya. Mimpi basah terjadi karena proses biologis ketika kapasitas sperma sudah melewati ambang batas, maka sperma itu keluar lewat mimpi, yang kemudian disebut mimpi basah.
Jupiterimages/Ilustrasi
Karena mimpi basah itu terjadi di luar kesengajaan atau kesadaran kita, maka hukumnya sama seperti kita makan atau minum tanpa sengaja. Oleh karena itu, puasanya tetap sah dan harus dilanjutkan hingga magrib.

Ada beberapa aktivitas yang mungkin oleh sebagian orang dinilai dapat membatalkan puasa, termasuk mimpi basah. Padahal jika merujuk pada keterangan-keterangan yang sahih dari Nabi Muhammad SAW ternyata hal tersebut tidaklah membatalkan puasa. Apa sajakah itu?

Gosok gigi
Islam memerintahkan kita menjaga kebersihan, salah satunya dengan menjaga kebersihan gigi. Karena itu menggosok gigi tetap dianjurkan walau sedang berpuasa. Hal ini mengacu ke hadis, Amir bin Rabi’ah R.A. mengatakan, “Aku melihat Rasulullah SAW menggosok gigi padahal beliau sedang puasa” (H.R. Ahmad dan Bukhari).

Muntah & mimpi basah
Orang yang muntadan mimpi basah puasanya tidak batal karena itu di luar kemampuan dirinya. Sebagaimana hadits, “Tidak batal orang yangmuntah, yangmimpi hubungan seks, dan berbekam (diambil darah).” (H.R. Abu Daud).

Mencium istri
Istri Rasulullah SAW. Ummu Salamah r.a. mengatakan, “Nabi Muhammad SAW menciumku padahal beliau sedang puasa" (H.R. Tirmidzi).

Diriwayatkan dari Aisyah R.A., “Nabi Muhammad SAW memeluk dan mencium (istrinya) ketika sedang berpuasa, dan beliau lebih mampu menahan diri dari siapa pun di antara kalian” (H.R. Bukhari).

Diambil darah
Diambil darah saat puasa untuk keperluan laboratorium atau sebagai donor darah tidak membatalkan puasa kecuali jika dengan donor tubuh menjadi lemah (drop), diperbolehkan untuk berbuka. Hal ini mengacu pada hadis, “Nabi Muhammad SAW berbekam (diambil darah) ketika beliau puasa” (H.R. Bukhari).

Mandi siang hari
Mandi di siang hari tidak membatalkan puasa sebagaimana keterangan seorang sahabat berikut, “Aku melihat Rasulullah SAW menuangkan air di kepalanya ketika puasa karena cuaca panas” (H.R. Ahmad).

Berkumur-kumur
Umar R.A. berkata, "Suatu hari aku merasa gembira kemudian aku mencium [istriku] padahal aku sedang puasa. Lalu aku mendatangi Nabi Muhammad SAW kataku, 'Hari ini saya melakukan kesalahan besar, saya mencium istri padahal sedang puasa,' Rasulullah SAW bersabda, 'Apa pendapatmu jika kamu berkumur dengan air, padahal engkau puasa?' Aku menjawab,'Tidak apa-apa,' Nabi bersabda, 'Lalu mengapa?'" (H.R. Ahmad dan Abu Daud)

Friday, July 20, 2012

Bacaan Niat Mandi Puasa Ramadhan dan Niat Mandi Hari Raya Idul Fitri

Bacaan Niat Mandi Puasa Ramadhan dan Niat Mandi Hari Raya Idul Fitri selalu diajarkan oleh guru ngajiku dikampungku dan sampai sekarang ilmu itu masih tetap kuamalkan, sebenarnya Bacaan Niat Mandi Puasa Ramadhan dan Niat Mandi Hari Raya Idul Fitri hukumnya sunah dimana bacaanya tidak harus memakai bahasa arab karena dalam ajaran agama islam semua ada jalan keluarnya dimudahkan bagi penganutnya. Seperti hadist tentang niat :
Niat dalam Islam
Dibaca    : Innama akhmalu binniat
Artinya : “Sesungguhnya amal perbuatan itu tergantung dengan niatnya”
Bacaan Niat Mandi Puasa Ramadhan dan Niat Mandi Hari Raya Idul Fitri yang saya pelajari hanya lewat lisan, saya sendiri belum melihat dalam bentuk tulisan berbahasa arab, adapun bacaannya yang saya hafal kurang lebih dan kalau salah mohon dibenarkan :
  • Bacaan Niat Mandi Puasa Ramadhan

  Nawaitu Huslal Lidhukulissyiami Romdhoni Hadihisanati Sunatallillahi ta’alla.

  • Bacaan Niat Mandi Hari Raya Idul Fitri

  Nawaitu Huslal Lidhukulissyiami Lingindhil Fitri Hadihisanati Sunatallillahi ta’alla.


Bacaan Niat Mandi Puasa Ramadhan dan Niat Mandi Hari Raya Idul Fitri yang kita lafatkan melalui lisan akan menambah motivasi kita dalam menjalani amalan dibulan suci ramadhan. Semoga apa yang kita niatkan dalam hati dapat diterima oleh Allah SWT, selamat menunaikan ibadah puasa ramadhan 2011.

Bacaan Do’a Niat Puasa Bulan Ramadhan

  • Niat Puasa Ramadhan yang dibaca sekali dalam satu bulan ketika malam pertama tarawih :
Niat puasa yang dibaca sebulan sekali
Dibaca   : Nawaitu shauma sahri ramadhana Kullihi Lillahi ta’ala.
Artinya : Sengaja aku berpuasa sebulan pada bulan Ramadan tahun ini kerana Allah Taala
  • Niat Puasa Ramadhan yang dibaca setiap malam :
niat_harian_puasa
Dibaca   : Nawaitu shauma gadhin ‘an ada-i fardhi sayahri ramadhani hadzihis-sanati  lillahi ta’ala.
Artinya : Aku berniat puasa esok hari untuk melaksanakan kewajiban bulan ramadhan tahun ini kerana Allah Taala.

  • Do’a Berbuka Puasa Ramadhan :
doa buka puasa
Dibaca   : Allahuma laka shumtu wabika amantu wa ‘ala rizqika aftartu birahmatika ya arhama rohimin.
Artinya : Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa dan dengan rizki-Mu aku berbuka, Maha besar Allah yang maha pemurah lagi maha penyayang.

SumbeR

Thursday, July 19, 2012

Hikmah Manfaat Puasa Ramadhan

Hikmah Manfaat Puasa Ramadhan – Tak terasa bulan Ramadhan 1433 H tinggal beberapa hari akan kita jelang. Banyak sekali hikmah atau pun manfaat yang bisa kita dapatkan dari berpuasa di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini, baik untuk jasmani (kesehatan) maupun rohani kita. Puasa adalah menahan diri dari segala sesuatu yang bisa membatalkan puasa seperti makan, minum, berhubungan badan dan perbuatan lainnya. Dan yang juga tak kalah pentingnya adalah di bulan puasa Ramadhan terdapat 1 malam dimana lebih baik dari seribu bulan yaitu malam Lailatul Qodar. Malam yang sangat dinantikan umat muslim karena apabila kita melakukan ibadah atau amal kebaikan di malam tersebut maka pahalanya lebih baik daripada kita melakukan ibadah/amal tersebut selama seribu bulan.  
Hikmah Puasa Ramadhan
1. Meningkatkan ketaqwaan
Sebagaimana firman Allah dalam Alquran, “Hai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu berpuasa, sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa” (QS. Al-Baqarah: 183).
2. Meningkatkan rasa syukur atas segala nikmat Allah
Wahai orang-orang kaya, bersedekahlah kepada orang-orang fakir pada bulan Ramadhan mulia ini, memberilah seperti pemberian orang yang tidak takut miskin. Berdermalah dengan harta dan kebaikan kepada saudara-saudaramu yang membutuhkan, jadilah orang yang mensyukuri nikmat Allah. Rasulullah SAW telah bersabda: “Allah sungguh ridha pada hamba yang memakan makanan lalu memuji-Nya atas makan itu atau meminum minuman lalu memuji-Nya atas minuman itu” (HR. Muslim).
3. Orang yang berpuasa menyibukkan hatinya dengan pikir dan zikir.
Karena bila menuruti hawa nafsunya maka akan membuatnya lalai bahkan mengeraskan hati. Karena itu Rasulullah SAW mengarahkan untuk meringankan makan dan minum. Sabda Rasulullah : "Tidak ada wadah yang diisi penuh oleh anak Adam yang lebih buruk daripada perutnya. Cukuplah bagi anak Adam itu suapan yang dapat menegakkan punggunya, jika dia tidak mampu, maka 1/3 untuk makanannya, 1/3 untuk minumnya dan 1/3 untuk nafasnya" (HR. Ibnu Majah).
Manfaat Puasa Ramadhan
1. Puasa merupakan terapi detoksifikasi atau pembersihan racun dari dalam tubuh.
Dengan puasa, berarti membatasi kalori yang masuk dalam tubuh kita sehingga menghasilkan enzim antioksidan yang dapat membersihkan zat-zat yang bersifat racun dari dalam tubuh.
2. Memperbaiki fungsi hormon dan meningkatkan fungsi organ tubuh.
3. Mendorong pergantian sel-sel tubuh yang rusak (peremajaan).
Demikian Hikmah Manfaat Puasa Ramadhan yang bisa kita dapatkan dari menjalankan ibadah puasa. Selamat puasa ramadhan 1433 H, mohon maaf lahir dan bathin

Monday, July 16, 2012

Syarat Syah dan Rukun Puasa Wajib dan Sunnah


Syarat syah puasa, rukun puasa ramadhan – Puasa pada bulan suci ramadhan merupakan salah satu dari 5 Rukun Islam. Adapun hukum puasa bermacam-macam, namun tata caranya sama. Hukum puasa antara lain: Puasa wajib (puasa pada bulan ramadhan), puasa sunnah (puasa yang dilakukan pada hari-hari tertentu) dan puasa haram / haram puasa (Puasa pada hari-hari yang dilarang berpuasa). Perintah puasa telah difirmankan oleh Allah SWT pada Al-Qur’an Surat Al-Baqarah ayat 183, yang berbunyi :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ (البقرة : ١٨٣

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa” (QS. Al-Baqarah : 183)
Mengingat betapa pentingnya menjalankan ibadah puasa, sebagaimana yang telah difirmankan Allah SWT dalam kitab suci-Nya, serta sebagai salah satu rukun islam, maka kita hendaknya mempelajari secara paham, bagaimana tata cara puasa, syarat syah puasa, syarat wajib puasa, rukun puasa serta hikmah atau manfaat puasa itu sendiri.
Pesan Sponsor

Daftar Isi : Puasa

  • Pengertian Puasa
  • Jenis-jenis Puasa
  • Syarat Wajib Puasa
  • Syarat Syah Puasa
  • Rukun Puasa
  • Waktu Haram Puasa
  • Sunah Berpuasa
  • Makruh Puasa
  • Batal Puasa
  • Hikmah Puasa
Refferensi

Pengertian Puasa Secara Aktifitas [Kembali ke daftar isi]

Puasa adalah menahan. secaara artian adalah menahan keinginan hawa nafsu(atau jasad/diri).namun justru malah menjalankan keinginan keinginan Allah lah yang terkandung di dalam AlQuran. sehingga lebih optimal lagi dalam menjalankan ibadah yang Allah inginkan.
perintah puasa lebih menekankan kedalam aktifitas sendi kehidupan. dimana mampunya kita untuk menahan hawa nafsu kita (bahkan hingga makan dan minum pun kita tahan) kemudian menjalankan keinginan Allah sepenuhnya. sehingga meraih Taqwa
perintah pusa jatuh pada madinah. dimana dikondisi ummat islam saat itu baru saja hijrah dari mekkah setelah di tekan dari berbagai sisi kehidupan.. namun di sinilah terlihat sifat kesabaran(tidak lemah, tidak lesu, pantang mundur) dari semangat ummat islam untuk bangkit menyebarkan ayat-ayat Allah.ke seluruh wilayah..

Macam-macam / Jenis-Jenis Puasa [Kembali ke daftar isi]

Puasa Wajib
  • Puasa Ramadan
  • Puasa karena nazar
  • Puasa kifarat atau denda
Puasa Sunah
  • Puasa 6 hari berturut-turut di bulan Syawal, dimulai pada hari ke-2 (setelah Idul Fitri) sampai hari ke-7
  • Puasa Arafah pada tanggal 9 Dzulhijah bagi orang-orang yang tidak menunaikan ibadah haji
  • Puasa Senin-Kamis
  • Puasa Daud (sehari puasa, sehari tidak), bertujuan untuk meneladani puasanya Nabi Daud As.
  • Puasa 3 hari pada pertengahan bulan (menurut kalender islam)(Yaumil Bidh), tanggal 13, 14, dan 15
  • Puasa Sya’ban (Nisfu Sya’ban) pada awal pertengahan bulan Sya’ban

Syarat Wajib Puasa [Kembali ke daftar isi]

  • Beragama Islam
  • Berakal sehat
  • Baligh (sudah cukup umur)
  • Mampu melaksanakannya
  • Orang yang sedang berada di tempat (tidak sedang safar)
PUASA ISLAMI Puasa dalam islam pada pokoknya ada 72 hari/tahun untuk selama hidup di tambah ibadah malam total 73 cara rosul beribadah selama hidupnya di luar senin dan kamis,menurut kenyataan yang telah di praktekan bahwa puasa senin dan kamis dan puasa Daud pada prinsipnya terputu-putus, sebaiknya untuk yang rajin melaksanakan puasa daud bukan melarang hanya saran gak usah melaksanakan tapi laksanakanlah puasa cara Rosululloh saw. sebab kita umat Rosululloh saw yang nyata dan terbukti,jika mau puasa senin kamis jangan hanya senin dan kamis tapi senin sampai kamis ( 4 hari ) itu baru sampai apa yang di harapkan dengan niat ikhlas ibadah tanpa tujuan lain. Baik disini akan saya uraikan jadawal puasa tsb.diatas semuanya berdasarkan petunjuk dan sunnah yaitu :
Puasa Romadhon sebulan atau 30 hari,Puasa Syawal 6 hari di mulai tgl 5 s/d 10,puasa zulhijjah/bulan haji 2 hari tgl 8 dan 9, puasa Muharram bukan tgl 10 tapi puasa selama 10 hari dari tgl 5 s/d 14 (ini telah di buktikan jika hanya puasa satu hari di tgl 10 muharram saja tidak terdapat apapun yang turun) Kemudian puasa 3 hari di tengah bulan di 8 bulan yang lainnya,jumlah 72 hari tambah satu ibadah malam itulah Kunci Ibadah islam yang sudah dapat dirasakan,kami tegaskan jika sudara muslim sekalian melaksanakan seperti uraian di atas di pastikan akan mendapat sesuatu yang di cari selama ini. ibadah-ibadah yang lain yang tak kalah padilahnya adalah banyaklah melek malam(tidak tidur malam ) sambil tetap ibadah paling tidak sampai pukul 02.15 Jika saudara muslim sekalian Yakin pada Alloh pasti akan melaksanakan tapi jika ragu yakin saudaraku banyak alasan yang di buat,kami memastikan hal ini sebab selama ini bersama para sahabat kami tetap melaksanakan terus tanpa henti.
Perbbedaan puasa ilmu dan puasa ke elmuan Ingat Buat Muslim yang yakin hati-hati berpuasa sia-sia terutama puasa ingin mendapatkan ke elmuan dalam pelaksanaannya tanpa berpedoman dari petunjuk Alloh (qur’an) dan sunnah,ciri-ciri puasa ingin mendapatkan ke elmuan adalah : puasa berdasarkan hitungan naptu dan pasaran,bacaan kalimat qur’an di campur mantra,jumlah di hitung sama dengan jumlah pasaran dan naftu,itulah di antara perbedaan puasa islami dan puasa ke elmuan. jika orang muslim melaksanakan hal tersebut di atas terkesan akan melaksanakan kesyirikan baca di : surat fatihah ayat 5.surat yusuf 106,annisa 48. Untuk lebih jelasnya silakan pelajari disini.

Syarat Syah Puasa [Kembali ke daftar isi]

  • Islam (tidak murtad)
  • Mummayiz (dapat membedakan yang baik dan yang buruk)
  • Suci dari haid dan nifas
  • Mengetahui waktu diterimanya puasa

Rukun Puasa [Kembali ke daftar isi]

  • Niat
  • Meninggalkan segala hal yang membatalkan puasa dari terbit fajar hingga terbenam matahari

Haram Puasa (Waktu-waktu Yang Diharamkan Untuk Puasa) [Kembali ke daftar isi]

Waktu haram puasa adalah waktu saat umat Muslim dilarang berpuasa. Hikmah puasa adalah ketika semua orang bergembira, seseorang itu perlu turut bersama merayakannya.
  • Hari Raya Idul Fitri (1 Syawal)
  • Hari Raya Idul Adha (10 Zulhijjah)
  • Hari-hari Tasyrik (11, 12, dan 13 Zulhijjah)

Sunah-sunah Ketika Menjalankan Ibadah Puasa [Kembali ke daftar isi]

  • Bersahur walaupun sedikit makanan atau minuman
  • Melambatkan bersahur
  • Meninggalkan perkataan atau perbuatan keji
  • Segera berbuka setelah masuknya waktu berbuka
  • Mendahulukan berbuka daripada sembahyang Maghrib
  • Berbuka dengan buah tamar, jika tidak ada dengan air
  • Membaca doa berbuka puasa

Perkara-perkara yang Makruh dilakukan saat Berpuasa [Kembali ke daftar isi]

  • Selalu berkumur-kumur
  • Merasa makanan dengan lidah
  • Berbekam kecuali perlu
  • Mengulum sesuatu

Hal-hal / Perkara Yang Membatalkan Puasa [Kembali ke daftar isi]

  • Memasukkan sesuatu ke dalam rongga badan
  • Muntah dengan sengaja
  • Bersetubuh atau mengeluarkan mani dengan sengaja
  • kedatangan haid atau nifas
  • Melahirkan anak atau keguguran
  • Gila walaupun sekejap
  • Mabuk ataupun pengsan sepanjang hari
  • Murtad atau keluar daripada agama Islam

Hikmah / Manfaat Puasa [Kembali ke daftar isi]

Ibadah puasa Ramadhan yang diwajibkan Allah kepada setiap mu’min adalah ibadah yang ditujukan untuk menghamba kepada Allah seperti yang tertera dalam QS. Al- Baqarah: 183. Hikmah dari ibadah shaum itu sendiri adalah melatih manusia untuk sabar dalam menjalani hidup. Maksud dari sabar yang tertera dalam al-Quran adalah ‘gigih dan ulet’ seperti yang dimaksud dalam QS. Ali ‘Imran : 146.

وَكَأَيِّنْ مِنْ نَبِيٍّ قَاتَلَ مَعَهُ رِبِّيُّونَ كَثِيرٌ فَمَا وَهَنُوا لِمَا أَصَابَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَمَا ضَعُفُوا وَمَا اسْتَكَانُوا وَاللَّهُ يُحِبُّ الصَّابِرِينَ (١٤٦)

“Dan berapa banyaknya Nabi yang berperang bersama-sama mereka sejumlah besar dari pengikut (nya) yang bertakwa. mereka tidak menjadi lemah karena bencana yang menimpa mereka di jalan Allah, dan tidak lesu dan tidak (pula) menyerah (kepada musuh). Allah menyukai orang-orang yang sabar” (Q.S Ali ‘Imran : 146)
 

Indahnya Berbagi Copyright © 2012 Fast Loading -- Powered by Blogger