Warung Bebas

Tuesday, June 26, 2012

TEKNIK CARDING KARTU KREDIT

Apa anda pernah memikirkan artidari nomor kartu kredit, dan bagaimana angka-angka tersebut dihasilkan? Atasdasar ilmu pengetahuan, berikut ini akan saya jabarkan RAHASIA-nya…

Pertama-tama anda harus mengenal bagian-bagian dari deretan angka pada kartukredit tersebut.

Dari 16 angka yang anda lihat di kartu kredit Visa atau MasterCard,6 digit pertamanya merupakan “issuer identifier“, yaitu kodejenis kartu kredit tersebut.
Jika 6 digit tersebut diawali dengan 4, berarti kartu kredit tersebutberjenis Visa.
Namun, jika

6 digit tersebut diawali dengan 5, berarti kartu kredittersebut berjenis MasterCard.
Berikutnya, 1 digit terakhir dari 16 digit angka di kartu kredit tersebutberfungsi sebagai “check digit“, yang fungsinya hanya untuk validasipengecekan nomor kartu kredit tersebut.
Karena 6 digit awal dan 1 digit terakhir tersebut sudah memiliki arti, berartitinggal tersisa 9 digit di tengah yang berfungsi sebagai “accountnumber“.
Oleh karena terdapat 10 kemungkinan angka (dari angka 0 sampaidengan 9) yang bisa dimasukkan ke tiap digit dari 9 digit “accountnumber” tersebut, maka kombinasi yang dihasilkan dari 9 digit tersebutberjumlah 1 milyar kemungkinan nomor untuk masing-masing jenis kartukredit (Visa atau MasterCard).
Adapun algoritma yang dipakai untuk menghasilkan deretan 16 angka untuk nomorkartu kredit tersebut dinamakan algoritma “Luhn” atau “Mod 10“.
Dulu pada tahun 1954, Hans Luhn dari IBM adalah orang yangpertama kali mengusulkan penerapan algoritma untuk mengetahui valid atautidaknya suatu nomor kartu kredit.
Cara kerja algoritma yang sederhana (tapi luar biasa) ini adalah sebagaiberikut :
1. Dimulai dari digit pertama, kalikan 2 semua angka yangmenempati digit ganjil, sehingga secara keseluruhan akan ada 8digit yang anda kalikan 2, yakni digit ke 1, 3, 5, 7,9, 11, 13, dan 15.
2. Jika hasil perkalian 2 tersebut menghasilkan angka yang berjumlah 2digit (10, 12, 14, 16, atau 18), makajumlahkan angka masing-masing digit tersebut untuk menghasilkan 1 digit angkabaru, sehingga hasil dari langkah pertama dan kedua ini tetap berupa 8 angka.
3. Langkah berikutnya, gantikan semua angka (nomor kartu kredit) yangterletak pada digit posisi ganjil tersebut dengan 8 angka baru tersebut,untuk menghasilkan deretan 16 angka baru.
4. Langkah terakhir, jumlahkan ke-16 angka tersebut. Jika hasilpenjumlahannya merupakan kelipatan 10, berarti nomor kartu kredittersebut valid, dan sebaliknya, jika tidak kelipatan 10, berarti nomorkartu kredit tersebut tidak valid.
Berikut ini saya berikan contoh perhitungan sebenarnya :

Seperti anda lihat di gambar di atas ini, nomor kartu kredit tersebut adalah 45527204 1234 5678, karena diawali dengan 4, berarti kartu tersebutberjenis Visa.
Sekarang kita lakukan perhitungannya.

Jika sudah anda hitung dengan teliti, maka akan terlihat bahwa jumlah akhirnyaadalah 61, yang BUKAN merupakan bilangan kelipatan 10, sehingga bisadipastikan bahwa nomor kartu kredit tersebut adalah tidak valid.
Seandainya “check digit” di contoh tersebut bukan 8, melainkan 7,maka secara algoritma, nomor kartu kredit tersebut akan menjadi valid,karena total penjumlahannya akan berubah menjadi 60, suatu bilangankelipatan 10.
Berikut ini contoh yang lain :

Sekali lagi, lakukan kalkulasi sesuai algoritma Luhn di atas untuk kartukredit MasterCard dengan nomor 5490 1234 5678 9123 tersebut.